Pengaruh Frekuensi Fermentasi Urine Kelinci dan Air Kelapa terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Kualitas Hasil Bayam Merah (Amaranthus gangeticus L.)

Authors

  • Didin Sihabudin Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Arrin Rosmala Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Selvy Isnaeni Universitas Perjuangan Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.36423/agroscript.v4i2.970

Keywords:

air kelapa, bayam merah, fermentasi urine, kelinci, pupuk organik

Abstract

Pupuk organik mampu menyediakan unsur hari bagi tanaman serta dapat membantu pembentukan struktur tanah yang baik. Fermentasi urine kelinci dan air kelapa memiiki kandungan unsur hara yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh frekuensi fermentasi urine kelinci dan air kelapa terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas hasil bayam merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli - Agustus 2021 di Kebun Percobaan Universitas Perjuangan Tasikmalaya. Bahan yang diuji yaitu tanaman bayam merah, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial 2 faktor dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu fermentasi urine kelinci dan air kelapa dengan 6 taraf yaitu kontrol, 25% fermentasi urine kelinci, 30% fermentasi urine kelinci, 25% air kelapa, 25% fermentasi urine kelinci kelinci + 25% air kelapa, dan 50% fermentasi urine kelinci + 25% air kelapa. Faktor kedua adalah frekuensi pemberian fermentasi kelinci dan air kelapa, yang terdiri dari dua taraf, yaitu 1 minggu satu kali dan 1 minggu dua kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pemberian air kelapa 25% berpengaruh terhadap parameter jumlah daun. Perlakuan frekuensi pemberian fermentasi kelinci dan air kelapa berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, warna daun, diameter batang batang, jumlah akar, bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, bobot basah akar, bobot kering akar dan jumlah akar. Adapun interaksi keduanya berpengaruh terhadap panjang daun.

References

Agil, S.H., Linda, R., & Rafdinal, R. (2019). Pengaruh konsentrasi biourine kelinci terhadap pertumbuhan vegetatif bayam batik (Amaranthus tricolor L. var. Giti Merah). Protobiont, 8(2), 17-23. Retrieved from: https://doi.org/10.26418/protobiont.v8i2.32477.

Annisava, A.R,, Anjela, L., & Solfan, B. (2014). Respon tanaman sawi (Brassica juncea) terhadap pemberian beberapa dosis bokashi sampah pasar dengan dua kali penanaman secara vertikultur. Jurnal Agroteknologi, 5(1), 17-24. Retrieved from: https://doi.org/10.24014/ja.v5i1.1143.

Badan Pusat Statistik. (2020). Survey pertanian produksi tanaman sayuran Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik. Retrieved from: https://www.bps.go.id/indicator/55/61/4/produksi-tanaman-sayuran.html. (diakses pada 02 Maret 2022).

Darjanto, D., & Satifah, S. (2009). Biologi bunga dan teknik penyerbukan silang buatan. Jakarta: Gramedia.

Djafar, T.A., Barus, A., & Syukri, S. (2013). Respon pertumbuhan dan produksi sawi (Brassica juncea L.) terhadap pemberian urine kelinci dan pupuk guano. Jurnal Online Agroteknologi, 18(3), 3-6. Retrieved from: https://doi.org/10.32734/jaet.v1i3.2988.

Fahmi, A., Syamsudin, S., Utami, S.N.H., & Radjagukguk, B. (2010). Pengaruh interaksi hara nitrogen dan fosor terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L.) pada tanah regosol dan latosol. Berita Biolgi, 10(3), 2-6. Retrieved from: https://media.neliti.com/media/publications/68518-ID-none.pdf.

Fatma, F., Haraphap, I.S., Siahaan, I.M, & Berliana, Y. (2019). Pengaruh konsentrasi dan interval pupuk organik cair terhadap pertumbuhan samhong (Brassica juncea L.) hidroponik. Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan, 2(2), 23-27. Retrieved from: https://doi.org/10.36490/agri.v2i2.129.

Ikhtiyanto, E.I. (2010). Pengaruh pupuk nitrogen dan fosfor terhadap pertumbuhan dan produksi tebu (Saccharum officinarum L.). Skripsi. Departemen Agronomi Dan Hortikultura Fakultas Pertanian Insitut Pertanian Bogor. Bogor. Retrieved from: https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/27507.

Istarofah, I., & Salamah, Z. (2017). Pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassicae juncea L.) dengan pemberian kompos berbahan dasar daun paitan (Thitonia diversifolia). Jurnal Bio-site, 3(1), 39-46. Retrieved from: https://online-journal.unja.ac.id/BST/article/view/3612.

Karo, B.B., Marpaung, A.E., & Lasmono, A. (2014). Efek tehnik penanaman dan pemberian urine kelinci terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kentang garonalam (Solanum tuberosum L.). Prosiding Seminar Nasional Sains dan Inovasi Teknologi Pertanian. Lampung. Retrieved from: https://docplayer.info/53683622-Efek-tehnik-penanaman-dan-pemberian-urin-kelinci-terhadap-pertumbuhan-dan-produksi-tanaman-kentang-granola-solanum-tuberosum-l.html.

Kholifah, S., & Maghfoer, M.D. (2019). Respon tanaman kubis bunga (Brassica oleracea var. Botrytis L.) terhadap aplikasi pupuk nitrogen dan pupuk kandang kambing. Jurnal Produksi Tanaman. 7(8), 1451-1460. Retrieved from: https://doi.org/10.21176/PROTAN.V7I8.1197.

Leksono, P.A. (2021). Pengaruh konsentrasi dan interval pemberian POC urine kelinci terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca sativa L.). BIOFARM Jurnal Ilmiah Pertanian, 17(2), 3-5. Retrieved from: https://doi.org/10.31941/biofarm/v17i2.1610.

Mangesa, R., Sehol, M., Makatita, S.H., Kasmawati, K., & Tomia, N. (2021). Pengaruh penggunaan air kelapa (Cocos nucifera) terhadap pertumbuhan tanaman bayam (Amaranthus tricolor L.). Bioma, 3(1), 20-29. Retrieved from: https://doi.org/10.31605/bioma.v3i1.1053.

Mayura, E., Yudarfis, NFN., Idris, H., & Darwati, I. (2016). Pengaruh pemberian air kelapa dan frekuensi pemberian terhadap pertumbuhan benih cengkeh. Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 27(2), 123-128. Retrieved from: https://doi.org/10.21082/bullittro.v27n2.2016.123-128.

Murtiwulandari, M., Archery, D.T.M., Haloho, M., Kinasih, R., Tanggara, L.H.S., Hulu, Y.H., Agaperesa, K., Khristanti, N.W., Kristiyanto, Y., Pamungkas, S.S., Handoko, Y.A., & Anarki, G.D.Y. (2020). Pengaruh suhu penyimpanan terhadap kualitas hasil panen komoditas Brassicaceae. Teknologi Pangan: Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 11(2), 135-143. Retrieved from: https://doi.org/10.35891/tp.v11i2.2168.

Nirmalayanti, A.K., Subadiyasa, I.N.N., & Arthagama, I.D.M. (2017). Peningkatan produksi dan mutu tanaman bayam merah (Althenanther amonea voss) melalui beberapa jenis pupuk pada tanah inceptisols, Desa Pegok. Denpasar: E-Jurnal Agroteknologi Tropika, 6(1), 1-10. Retrieved from: https://ojs.unud.ac.id/index.php/JAT/article/view/26471.

Rambe, M.Y. (2013). Penggunaan pupuk kandang ayam dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Lactuva sativa L.) di media gambut. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru.

Sapito, A. (2010). Pengaruh pupuk organik pada tanah gambut terhadap produksi tanaman cabai merah. Skripsi. Universitas Riau.

Saputro, A.C., & Zuhry, E. (2017). Pengaruh interval pemberian air kelapa dan pupuk urea terhadap pertumbuhan bibit karet (Heveea brasiliensis) stum mata tidur. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 4(2), 1-11. Retrieved from: https://www.neliti.com/id/publications/198769/pengaruh-interval-pemberian-air-kelapa-dan-pupuk-ureaterhadap-pertumbuhan-bibit.

Saptaji, S., Setyono, S., & Rochman, N. (2015). Pengaruh air kelapa dan media tanam terhadap pertumbuhan stek stevia (Stevia rebaudiana Bertoni). Jurnal Agronida, 1(2), 83-91. Retrieved from: https://doi.org/10.30997/jag.v1i2.172.

Sarif, P., Hadid, A., & Wahyudi, I. (2015). Pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassicae juncea L.) akibat pemberian berbagai dosis pupuk urea. e-J. Agrotekbis, 3(5), 585-591. Retrieved from: https://media.neliti.com/media/publications/249324-pertumbuhan-dan-hasil-tanaman-sawi-brass-5e12b59f.pdf.

Simanullang, A.Y., Kartini, N.L., & Kesumadewi, A.A.I. (2019). Pengaruh pupuk organik dan anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica rapa L.). Agrotrop, 9(2), 166-177. Retrieved from: https://doi.org/10.24843/AJoAS.2019.v09.i02.p07.

Susilo, I.B. (2019). Pengaruh konsentrasi dan interval waktu pemberian pupuk organik cair terhadap hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) dengan sistem hidroponik DFT. Berkala Ilmiah Pertanian, 2(2), 34:41. Retrieved from: https://doi.org/10.19184/bip.v2i1.16161.

Syifa, T., Isnaeni, S., & Rosmala, A. (2020). Pengaruh jenis pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda (Brassicae narinosa L.). AGROSCRIPT Journal of Applied Agricultural Sciences, 2(1), 21-33. Retrieved from: https://doi.org/10.36423/agroscript.v2i1.452.

Totong, O., Hadid, A., & Mas’ud, H. (2016). Pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill) pada berbagai media tumbuh dengan interval penyiraman air kelapa yang berbeda. e-J. Agrotekbis, 4(6), 693-701. Retrieved from: https://www.neliti.com/id/publications/245988/pertumbuhan-dan-hasil-tanaman-tomat-lycopersicum-esculentum-mill-pada-berbagai-m.

Zamzami, K., Nawawi, M., & Aini, N. (2015). Pengaruh jumlah tanaman per polybag dan pemangkasan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun kyuri (Cucunis sativus L.). Jurnal Produksi Tanaman, 3(2), 113-119. Retrieved from: https://doi.org/10.21776/178.

Downloads

Published

2022-10-07

How to Cite

Sihabudin, D., Rosmala, A., & Isnaeni, S. (2022). Pengaruh Frekuensi Fermentasi Urine Kelinci dan Air Kelapa terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Kualitas Hasil Bayam Merah (Amaranthus gangeticus L.). AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences, 4(2), 57–68. https://doi.org/10.36423/agroscript.v4i2.970

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)