SALURAN PEMASARAN TOMAT DI KABUPATEN PANGANDARAN

Penulis

  • Muhamad Nurdin Yusuf Universitas Galuh

DOI:

https://doi.org/10.36423/hexagro.v6i2.1010

Abstrak

Panjangnya rantai pemasaran menyebabkan kecilnya keuntungan yang diperoleh petani. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran, dan bagian harga yang diterima oleh petani tomat di Kabupaten Pangandaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada petani tomat di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran yang diambil secara sensus terhadap 37 petani, sementara lembaga pemasaran yang terlibat ditentukan menggunakan snowball sampling. Tujuan penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan rumus marjin pemasaran dan farmer share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 1 (satu) saluran pemasaran tomat di Kabupaten Pangandaran yaitu saluran pemasaran 3 (tiga) tingkat. Margin pemasaran di tingkat pedagang pengumpul adalah Rp 1.000,-, pedagang besar dan pedagang pengecer masing-masing Rp 800,- sehingga total margin pemasaran adalah Rp 2.600,- per kilogram. Sementara bagian harga yang diterima oleh petani (farmer share) adalah 43,48 persen.

Biografi Penulis

Muhamad Nurdin Yusuf, Universitas Galuh

Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-08-01

Cara Mengutip

Yusuf, M. N. . (2022). SALURAN PEMASARAN TOMAT DI KABUPATEN PANGANDARAN. Jurnal Hexagro, 6(2), 176–185. https://doi.org/10.36423/hexagro.v6i2.1010

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama